Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 November 2013

Aku Mencintaimu

Seperti kertas putih aku melihatmu pertama kali
Kau begitu bersih tak bercela
Kau katakan padaku butuhkan aku yang menoreh tinta
Kau memintaku membuat crita indah kita berdua
Dan kita memulai crita itu

Aku tinta hitam yang kotor
Menorehkan cinta di atasmu
Mendapat bahagia darimu
Menyatu kita di dalamnya

Tertawa kita bersama
Menangis kita saling memeluk
Marah kita saling meredam
Sakit kita saling menjaga
Semua kita lakukan bersama

Kini kita terpisah
Aku tak lagi bisa menorehkan crita cinta
Aku tak lagi sanggup melakukan s’galanya
Karna aku sendiri
Karna aku tanpamu
Karna kau pergi dariku

Tidak!
Kau tidak pergi
Kau diambil dariku
Tidak adil!

Seandainya tak hanya bayangmu yang di sini
Seandainya aku bisa memelukmu lagi
Seandainya aku bisa mengatakan isi hatiku
Aku mencintaimu


Jumat, 01 Februari 2013

ambigu


duduk temaram berteman sepi
teringat saat kau ada dihadapanku dgn senyummu
kau hadirkan kehangatan dimalam itu ... dikamar mu
sembari ku tahan bahagiaku tuk teriakkan pada seluruh penjuru malam
ku sayang kamu ....


dan hingga sampai malam ini...
saat semuanya telah kulalui... tertatih-tatih aku melangkah
bertumpukan cinta ku yg mungkin telah kau anggap usang
ya... aku padamu, dgn semua kecintaanku untukmu.
tak berhentinya aku meronta dalam hatiku
tak bosannya aku menjerit di keheningan malam
semua rasa berpadu dalam 1 kalimat...
"aku sayang kamu"...

dan memang bukan iya dan tidak
jawaban yg kudapat darimu
hanya diam dam ambigu....


ini hanya soal rindu akan senyummu,
rindu akan manjamu,
hangatnya genggaman eratmu...
dan semua hal tentangmu yg membuatku semakin menggila dlm sendiriku...
bagiku kau yang terindah diantara dewi senja yg hadir dihidupku...
sampai kini... kau berlalu bersama malam....
gelap... dingin... kelam... tanpa bulan bintang, kunang" dan pelita...


waktu demi waktu... hari demi hari... berganti minggu...
hingga aku tersungkur disini... dalam derita batin yg bertubi tubi...
sakit... perih yg tak berdarah...
tapi aku masih bertahan . . .
tahukah kamu apa yg buatku bertahan???

semuanya karena "CINTA" . . .
bukan sekedar suka atau sayang belaka...
kau lah hidupku...
kau lah senyumku ...
kau lah tangisku ...
kau segalanya bagiku...

aku ingin menjadi nafasmu...
aku ingin menjadi denyut nadimu...
aku ingin menjadi nyawamu...
aku ingin menjadi bayangmu...

meski kini kau tak lagi tuan dihatiku...
meski kini kau berubah ...
kupastikan cintaku hanya untukmu...
walau semuanya terasa berat dipundakku...
kan kubawa semua itu... hinggaku bisa kembali padamu...

batapa bodohnya aku ...
saatku menyadari senyumku palsu...
menutup duka dgn ceria yg semu...
dan ketika bahagia terasa pekat disekitarku...
apakah hanya aku yang merasakan sedihku...???
kau tak tau betapa sakitnya aku... kau tak akan pernah tau...!!!
karena kau tak mau tau...!!!

yang pasti...
tak pernah sedetikpun kucoba untuk membencimu...
semua rasa ini semakin menambah sayangku padamu...
semakin memperparah rinduku padamu...

dan di otakku selalu ada "kamu"
tapi apa dayaku...
kau hanya bisu...
kau mematung ...
tidak jelas, ambigu ...
setiap ku menyuarakan semua ini...

inilah aku...
dengan segala kekurangan dan kelemahanku...

Kamis, 31 Januari 2013

Cinta Semu






katakan padaku,
bahwa kau akan pergi
meninggalkanku bersama angin

katakan padaku,
bahwa kau telah lelah
membius rasa sakit
yang terlalu pekat
menggenang dalam lubukan jiwa

katakan padaku,
bahwa kau tak akan kembali
dengan hati seperti kemarin

tampar aku,
agar aku sadar
agar aku terbangun
agar aku merasa kehilanganmu
dan memintamu kembali
isi sisian kosong
dengan cinta dan kasih

sebab,
tak akan pernah kita yakin
tentang apa yang kita miliki
hingga bait kehidupan
menyadarkan kita
ketika semua menghilang

Jumat, 31 Agustus 2012

Sendiri di Sudut Hati yg Tersembunyi




Cintaku………..
Dini hari yg membeku ………….
disuatu sudut kota
kesepian dan hampa membawa kosong tiada bertepi...
Aku disini terlelap dalam rasaku sendiri
Meraba hangatnya cintamu kembali dalam sanubariku
Yang membangkitkan kembali hatiku yg lama membeku
Jiwaku yang mengembara dalam pencarian akan arti semua makna

Cintamu selaksa cahaya mentari
Yang menyapa lembutnya pagi
Membawa warna-warna nan indah tiada tara
Cahaya yg tercerahkan oleh cinta
Dirimu adalah perwujutannya
Begitu hening dan betapa indahnya pancaran cahaya mu
Yang menyinari sudut-sudut gelap dalam keputus asaanku
Jiwaku yang kosong tlah kau isi penuh oleh kasihmu

Rabu, 15 Agustus 2012

Senja itu ...




Seperti biasa...
Senja tiba dengan angkuhnya...
Pamerkan semburat jingga...
Antar penatnya raga...
Sejenak inginkan damainya...

Tapi senja ini sedikit beda...
Ada lelah menerpa...
Kali ini tak hanya raga...
Hatipun angkat bicara...
Satu tanya terjelma...
Bilakah tiba masa...
Bersandarku pada batas takdirnya....

Selasa, 14 Agustus 2012

Hidupku.... Hanya Untukmu



Kau pikir aku kehilanganmu?

Ya. Kau benar

Dan apakah aku takut kehilanganmu?

Kau tahu dan kau mengerti


Mungkin semua ini begitu rumit

Begitu sulit, namun begitu indah

Karena dengan ini aku bersyukur

Karena dengan ini aku mengerti

Karena dengan ini aku belajar


Benar kata orang bijak

"Kau akan tahu besarnya cintamu untuk seseorang,

ketika kau telah kehilangan dia,

walau hanya sesaat"

Dan itu yang sekarang aku rasakan.


Hati ini tersakiti,

Tapi aku bertahan

Aku bertahan karena asa

Aku bertahan karena cinta

Aku bertahan karena kau



Asa telah kau beri
Tapi entah kapan
Apakah ragu?
Atau takut?

Kau takut mereka menjauh
Kau takut mereka pergi
Tenangkan hati
Dan lakukan apa yang ingin kau lakukan
Lakukan apa yang seharusnya kau lakukan

Jujurlah dengan hatimu
Dan katakan apa yang ingin kau katakan
Katakan apa yang seharusnya kau katakan

Karena kau dan Tuhanmu yang memiliki hidupmu
Karena kau dan Tuhanmu yang memiliki hatimu
Karena kau dan Tuhanmu yang tahu bahagiamu

Ketahuilah sayang,
Aku mencintaimu tanpa syarat..........

Rabu, 28 Maret 2012

DIA tau yang terbaik


Jadi mengapa kita selalu mengeluh?
Kita selalu ingin matahari bersinar tapi Dia tahu bahwa hujan harus turun.
Kita menyukai suara tawa dan sorak keceriaan, tapi hati kita akan hilang kelembutannya jika kita tidak pernah menitikan air mata
Tuhan sering menguji kita dengan penderitaan dan kepedihan. Dia menguji kita bukan untuk menghukum kita melainkan untuk menolong kita menghadapi hari esok...

Karena pohon yang sedang tumbuh akan menjadi kuat apabila tahan terhadap terpaan badai, dan sayatan tajam sebuah pahat akan mebuat marmer jadi lebih indah dan berbentuk...

Tuhan tidak pernah menyakiti kita tanpa tujuan dan Dia tidak pernah menyia-yiakan kita karena setiap kehilangan yang Dia ijinkan selalu diikuti dengan berkat..

Dan ketika kita hitung berkat yang melimpah yang Tuhan berikan tidak ada alasan bagi kita untuk menggerutu dan meratap. Karena Tuhan mengasihi umat-Nya dan bagi-Nya tidak ada sesuatu yang tersembunyi..

Maka Dia tidak memberikan kesenangan bila kebutuhan jiwa kita yang terdalam adalah penderitaan..

Jadi apabila kita berada dalam kesulitan dan apabila segala sesuatu berjalan tidak lancar adalah Tuhan yang bekerja pada diri kita untuk membuat roh kita menjadi kuat.

Jumat, 09 Maret 2012

R.I.N.D.U

"Aku rindu wangi tubuhmu. Apakah dia hafal wangi itu sebaik aku?"

"Aku merindumu layaknya terik siang yang ingin segera memeluk jingga petang."

"Baru saja kulihat langit senja lukiskan raut wajahmu. Tapi tunggu dulu, kurasa itu hanya sebentuk rindu yang kadung menggebu."

"Jantungku tak henti alunkan lagu rindu, rindu pada sosokmu yang masih semu."

"Sekian waktu tak bertemu, berharap kau mencariku, namun kau tetap bisu, padahal aku hanya ingin sampaikan sebait rindu menggebu."

"Menyebut namamu di sujud malamku adalah cara untuk menawar rindu."

"Merindu jemari yang bisa hapuskan air mata ketika hati terpapar lara."

"Kamu mau tahu apa itu rindu? Datang kesini dan tanyakan padaku. Menurutku, rindu itu kamu."

"Rindu terasa menyiksa ketika kau merindu dia yang setiap hari kau temui dan kau sapa, tapi kau tak pernah kuasa mengatakan rindumu padanya."

"Rindu yang paling menyiksa adalah rindu kepada dia yang setiap saat tertangkap retina."

"Seharian ini benakku terus dipenuhi kamu. Atau lebih tepatnya oleh namamu yang bersanding dengan kata 'rindu'."

"Tuhan, untuk sekali saja buat dia perhatikan aku. Atau buat aku berhenti merindu orang yang hanya melihatku sambil lalu."

"Semalam aku berdoa. Pada-Nya kupanjatkan sebaris pinta sederhana agar Ia menyisipkan namaku di tengah rasa rindumu yang seluas samudera. Adakah namaku terbaca disana? Sedikit saja, meski hanya sebentuk bayangan pun aku rela."